Friday, June 10, 2016

Just friends or best friends?


Hasil gambar untuk best friend
source: google

Hi fellas!

Beberapa saat lalu aku baca postingan dari salah satu travel blogger favoritku, Alexander Thian yang judulnya Friendship. Setelah baca sampai akhir aku jadi teringat banyak hal mengenai teman, teman dekat, teman spesial, sahabat, atau semacamnya itu.

Sejak kecil aku punya banyak sekali teman, entah itu teman di sekolah, teman di gereja, teman di organisasi atau teman nongkrong. Aku merupakan tipe orang yang nggak bisa lihat orang lain kesusahan. Mungkin sifat itu kadangkala bisa jadi bumerang buat aku karena beberapa kali aku dimanfaatkan oleh mereka yang menyebut aku temannya atau bahkan sahabatnya.

Aku pernah beberapa kali disakiti oleh teman dan bahkan mereka (awalnya) aku anggap sebagai sahabat. Kalau ingat kejadian-kejadian yang menyakitkan itu rasanya mau nangis lalu nggak pengen ketemu mereka lagi. Sampai saat ini pun luka itu masih berbekas. Huffttt... 

Menurutku definisi teman itu sangat berbeda jauh dengan teman terbaik atau sering disebut best friend.
Teman adalah orang yang sudah kenal kamu dan menghabiskan waktu dengan kamu hanya untuk haha hihi, kesana kemari, nongki nongki. Yaa lebih tepatnya orang yang ada di saat kamu hepi dan suka nempel-nempel kamu cuma buat seneng-seneng aja. Trus kalau kamu lagi kesusahan biasanya mereka akan mundur teratur dan pura-pura nggak tahu apa-apa dan terkesan cuek. Yeah, it’s just friends.

Teman terbaik adalah orang yang sudah kenal kamu nggak cuma sebulan, setahun. Mereka yang ada di keadaan terbaikmu, akan ikut berbahagia bersamamu dan juga yang ada di keadaan terburukmu dan ikut menangis bersamamu. Ketika kamu salah pun mereka akan menegurmu dan nggak akan menjebakmu. It’s called best friends.

Aku memang punya ratusan teman dan ribuan kenalan, tetapi aku hanya punya segelintir orang yang merupakan sahabat terbaikku. Aku nggak akan menyebutkan siapa saja yang aku anggap sebagai sahabat terbaikku. I love my best friends.


4 comments:

dunia kecil indi said...

Tapi kadang gak perlu waktu lama untuk tahu seseorang itu bakal jadi sahabat kita atau gak. Aku punya sahabat yang sejak hari pertama ketemu sudah bikin aku yakin kalau she's the one ;)

Adhisti Vega Kerleonis said...

wahh beruntung banget kamu indi bisa nemuin best friend at the 1st sight.. kalo aku sih perlu waktu beberapa lama buat aku tau dia itu beneran sahabat atau hanya sekedar temen main biasa aja :)

Kang Nurul Iman said...

Aduh kalau ngomongin sahabat saya punya sahabat yang menurut saya lebih dari sekedar sahabat namun hampir 2 tahun lebih sudah tidak bertemu lagi jadi tidak tahu deh kabarnya gimana sekarang.

Reni Novita Sari said...

Aku sahabatan sama temenku tuh hampir 16 tahun, kita temenan dari SD, sampai kuliah sekarang Alhamdulillah hubungan kita baik-baik aja :D